what time is't???

Rabu, 16 Desember 2009

Bisnis Internasional

***Alasan suatu Negara melakukan Bisnis Internasional***

Bisnis internasional adalah semua transaksi bisnis, baik pemerintah maupun swasta, yang melibatkan dua negara atau lebih. Setiap negara memiliki perbedaan sumber daya yang berbeda-beda untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat, sehingga pemerintah melakukan Bisnis Internasional untuk memenuhi sumber daya yang belum terpenuhi untuk kemudian diproses dengan sumber daya yang sudah ada agar dapat memenuhi kebutuhan negara tersebut. Hampir semua perusahaan, besar atau kecil, akan terpengaruh oleh kegiatan dan kompetisi global, karena sebagian besar menjual keluar dan/atau investor yang aman dari luar negeri dan/atau bersaing dengan produk dan layanan yang berasal dari luar negeri.

Inti masalah bisnis internasional adalah pertumbuhan perusahaan, pentingnya jaringan dan interaksi. Pandangan ini tampak pada cara dimana perusahaan dan organisasi berinteraksi dan membentuk jaringan, dimana satu sama lain memperoleh keuntungan komersial di pasar dunia.



***Manfaat Bisnis Internasional bagi Indonesia***

a. Bisnis Internasional pada dasarnya dilakukan untuk menjalin hubungan kerja sama perdagangan antar negara. Dengan dilakukannya bisnis Internasional, maka kebutuhan masyarakat dalam negeri akan terpenuhi.

b. Bisnis Internasional dilakukan untuk menambah devisa negara melalui pajak yang didapatkan melalui ekspor dari luar negeri. Hal ini sangat besar pengaruhnya bagi pendapatan negara karena transaksi yang sering dilakukan tiap-tiap negara untuk memenuhui kebutuhan perusahaan dalam negeri.

c. Bisnis Internasional dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam negeri melalui pendistribusian barang yang dilakukan dalam bisnis internasional oleh suatu negara untuk memaksimalkan produksi suatu barang dan jasa yang akan dikonsumsi oleh masyarakat dalam negeri sehingga masyarakat akan memperoleh tingkat kepuasan yang tertinggi.

d. Bisnis Internasional dilakukan untuk mendukung sumber daya yang sudah dimiliki negara untuk diproses lebih lanjut agar dapat dimanfaatkan oleh perusahaan dan didistribusikan ke pasar dalam bentuk barang dan jasa untuk dikonsumsi masyarakat.


***Hambatan bagi suatu Negara dalam melakukan Bisnis Internasional***

a. Krisis Global
Dengan adanya krisis global, keadaan perekonomian seluruh negara menjadi tidak stabil sehingga setiap negara tidak berminat untuk melaksanakan bisnis internasional. Apabila suatu negara melakukan bisnis internasional pada keadaan ini, maka negara tersebut akan mengalami kerugian akibat situasi ekonomi global yang masih belum stabil.

b. Peperangan
Dengan adanya peperangan yang terjadi di dalam suatu negara, situasi keamanan negara akan tidak stabil dan tidak memungkinkan dijalankannya Bisnis Internasional. Apabila hal ini tidak diperhatikan, maka negara lain tidak akan tertarik kepada negara tersebut untuk melakukan bisnis internasional karena akan mengakibatkan terganggunya penjalanan bisnis internasional

c. Situasi Perekonomian Negara yang tidak Stabil
Akibat perekonomian suatu negara yang tidak stabil dan selalu berubah-ubah, negara lain tidak berani melakukan Bisnis Internasional karena akan mengalami kerugian akibat bisnis yang dilaksanakan. Apabila kondisi perekonomian suatu negara sudah stabil, maka jalannya bisnis internasional akan mengalami peningkatan.

d. Kondisi Pemerintahan yang Tertutup
Akibat suatu negara menutup hubungan kerjasama dengan negara lain, maka negara lain sulit untuk menjalin kerjasama Bisnis Internasional, karena negara lain tidak tertarik untuk melakukan bisnis internasional bahkan sulit untuk memasuki pasar di negara tersebut .

e. Kondisi Negara Tertinggal
Akibat kondisi negara yang mengalami ketertinggalan ekonomi maupun sumber daya, maka negara lain tidak tertarik menjalin Bisnis Internasional dengan negara tersebut, karena akan mengalami kerugian dan sumber daya yang didapat hanya sedikit karena kondisi negara yang mengalami kemiskinan.


***Pendapat kelompok kami tentang Bisnis Internasional yang dilaksanakan di Indonesia***

Bisnis Internasional adalah suatu hal yang harus dilaksanakan di Indonesia akibat kekurangan sumber daya dalam negeri yang sangat dibutuhkan dan penting untuk meningkatkan kualitas barang dan jasa dalam negeri. Hal ini hanya dilakukan pada saat tertentu saja, karena apabila sumber daya yang dimiliki sudah mencukupi, maka Indonesia akan mengelola sendiri dan tidak akan melaksanakan bisnis internasional. Misalnya pangan dan minyak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akibat ketidakmampuan negara dalam mengolah sumber daya yang sudah ada.

Kelas 1EB01
Anggota Kelompok:
1. Aan Setiawan
2. Allan Prayoga Passoe
3. Busra
4. Eryana Hilmawan
5. Triadin

Selasa, 17 November 2009

DIVERSIFIKASI PRODUK

Diversifikasi produk adalah penambahan produk baru yang mempunyai fungsi produk, proses produksi atau teknologi, dan atau sasaran pasarnya berbeda dengan produk lama. Diversifikasi produk dapat dibedakan dalam beberapa pola. Perbedaan tersebut didasarkan pada kombinasi penggunaan fasilitas produksi atau teknologi (konvergen atau divergen) dan atau fasilitas pemasaran (konvergen atau divergen).

Pola Diversifikasi:
1. Konsentris (Produksi konvergen dan pemasaran divergen)
2. Horizontal (Produksi konvergen dan pemasaran divergen)
3. Konglomerat (Produksi konvergen dan pemasaran divergen)

1. Produksi Konvergen-Pemasaran Divergen








2. Produksi Divergen-Pemasaran Konvergen








3. Produksi Divergen-Pemasaran Divergen








Diiversifikasi produk ditujukan untuk membuat produk tahan lebih lama, mengarah kepada produk siap konsumsi / digunakan untuk memenuhi selera konsumen, kebutuhan dan harapan konsumen, memperluas pasar, mempermudah transportasi, menyerap tenaga kerja, member nilai tambah, pendapatan dan lain sebagainya. Untuk divesifikasi produk ini diperlukan kreatifitas, inovasi, penelitian, modal, promosi atau komunikasi pemasaran, bantuan dari pemerintah untuk usaha kecil dan menegah.

Diversifikasi produk artinya menganekaragamkan produk. Jadi produk diawali dari satu produk utama sehingga dapat dibuat berbagai produk. Contoh mudahnya adalah pisang. Pisang yang dimakan segar atau digolongkan makanan basah dapat diversifikasi, menjadi pisang sale, kripik pisang, tepung pisang. Kripik pisang dideversifikasi lagi dengan berbagai varian bentuk, seperti bulat kecil, lembaran panjang tunggal atau berbentuk stick. Keripik pisang dikembangkan lagi dari sisi rasa, seperti rasa tawar, rasa asin, rasa coklat, rasa bawang goreng dan macam-macam lagi. Dari sisi pembungkus, pertama dijual dalam bentuk curah, kemudian dengan bungkus plastic, kaleng, bungkus plastic dalam kotak, bungkus aluminium foil dengan isi nitrogen. Dari ukuran, juga ada variannya dari beberapa gram dalam satu kemasan sampai hitungan kilo.

Produk makanan tradisonal umumnya tidak menggunakan teknologi tinggi, yang sangat berperan disini adalah kretifitas, inovasi, jeli melihat peluang pasar, berani memulai, dan berpromosi. Kelompok ini sangat cocok untuk industr mikro/kecil/menegah, baik dikota maupun didesa, yang peting instasi Pembina tingkat kabupaten kota bersedia mendapinggi sebagai kosultan teknis produksi, manajemen, membantu promosi, memediasi kemitraan dan sumber permodalan.

Diversifikasi tetap berorientasi pada pasar yakni mempertimbangkan kebutuhan, selera, harapan, daya beli dan segmen pasarnya. Untuk industri pedesaan yang perlu dipertimbangan adalah ketersediaan bahan baku lokal, tentu ada program bersama antara dunia usaha dan pemerintah. Dari sisi pemerintah tentu juga ada program dan kerjasama terpadu antar lemabaga yang bertanggung jawab ketersediaan bahan baku, instansi yang bersangkutan.

Diversifikasi sangat perlu, untuk memberikan lapangan usaha dan pendapatan kepada masyarakat dari dunia usaha. Bisa dicapai keterpaduan semua stake holder, untuk meningkatkan daya saing dan mapu bersaing di pasar nasional dan internasional. Pemerintah akan memfasilitasi dengan pendampingan untuk usaha kecil/menegah, regulasi dan deregulasi, peran kepala daerah, dan pemerintah pusat mendampingi pemerintah daerah.

Apabila perusahaan melakukan diversifikasi dalam jangka waktu dekat, maka akan lebih banyak keaneka-ragaman produk di pasar, yang mengisi pasar dalam negeri dan ekspor, serta berkurangnya ekspor, meningkatkan perumbuhan ekonomi daerah dan nasional, mengurangi pengangguran, dan menambah pendapatan masyarakat dan dapat menekan kemiskinan.

Berikut merupakan perusahaan yang melakukan Diversifikasi produk:
PT. Coca cola Company
Contoh produk adalah :
Fanta, Sprite, Coca cola, Air mineral Ades, Pepsi, Frestea Fruit, A & W, Coke Zero.

Proses Pengembangan Produk Baru:

Minggu, 15 November 2009

BISNIS & PEMASARAN

A. Pengertian Pemasaran
1. Proses pemasaran dan menjalankan konsep, harga, promosi, dan distribusi sejumlah ide, barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang mampu memuaskan tujuan individu dan organisasi (Menurut American Marketing Association)
2. Kegiatan masyarakat yang diarahkan pada usaha pemuasan kebutuhan manusia melalui proses pemsaran
3. Usaha memusakan kebutuhan pembeli dan penjual
4. Usaha mengarahkan aliran barang dan jasa dari produsen ke konsumen

B. 4 Faktor Pelaku Bisnis
1. Pemilik
2. Menejer
3. Konsumen
4. Pekerja

C. Tujuan Bisnis
1. Mencari keuntungan semaksimal mungkin
2. Mempertahankan kehidupan perusaahaan
3. Menumbuhkembangkan perusahaan
4. Tanggung jawab sosial (Penyediaan lapangan kerja)

D. 4 Macam Kategori Bisnis
1. Bisnis Ekstraktif (Pertambangan)
2. Bisnis Agraris
3. Bisnis Industri
4. Bisnis Jasa

E. 4 Macam Kegunaan Bisnis
1. Kegunaan Bentuk (From Utility)
2. Kegunaan Tempat (Place Utility)
3. Kegunaan Waktu (Time Utility)
4. Kegunaan Pemilikan (Possesasion Utility)

Minggu, 08 November 2009

DEFINISI PEMASARAN MENURUT AHLI

Pengertian Pemasaran Menurut Para Ahli - Ilmu Manajemen Pemasaran

A. Pengertian Pemasaran Menurut WY. Stanton

Pemasaran adalah sesuatu yang meliputi seluruh sistem yang berhubungan dengan tujuan untuk merencanakan dan menentukan harga sampai dengan mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan pembeli aktual maupun potensial.

B. Pengertian Pemasaran Menurut H. Nystrom

Pemasaran merupakan suatu kegiatan penyaluran barang atau jasa dari tangan produsen ke tangan konsumen.

C. Pengertian Pemasaran Menurut Philip dan Duncan

Pemasaran yaitu sesuatu yang meliputi semua langkah yang dipakai atau dibutuhkan untuk menempatkan barang yang bersifat tangible ke tangan konsumen.

D. Pengertian Pemasaran Menurut Asosiasi Pemasaran Amerika Serikat / American Merketing Association

Pemasaran adalah pelaksanaan kegiatan usaha pedagangan yang diarahkan pada aliran barang dan jasa dari produsen ke konsumen.