what time is't???

Kamis, 17 November 2011

Cerpen

Cerita ini berawal mula dari seseorang bernama Yoga. Dia adalah seorang yang terlahir dari keluarga yang penuh dengan kasih sayang dan sangat menghargai perbedaan pendapat dalam keluarganya. Walaupun terlahir sebagai anak bungsu, tetapi dia adalah seorang yang mandiri, tidak manja, dan punya sikap yang dewasa.

Situasi kondisi kedua orang tua yang bekerja, serta saudara-saudaranya yang juga bekerja, membuat dirinya harus terbiasa untuk mengurusi kebutuhannya sendiri. Situasi seperti ini tak ayal membuat Yoga sangat merindukan sosok seseorang yang bisa memberikannya perhatian serta kasih sayang.

Yoga sebenarnya bukan tidak mau untuk mencari seorang pendamping, tetapi dia adalah seorang yang tidak main-main dalam menentukan pilihan. Sosok wanita sangat dihormati olehnya, dan terbukti di dalam kehidupannya, tak pernah satu pun dia membuat wanita kecewa. Justru sebaliknya, kesetiaannya selalu terbalaskan dengan pengkhianatan.

Dalam kehidupan sosialnya, Yoga adalah seorang yang supel dan banyak memiliki kemampuan yang membuatnya memiliki banyak teman dan kenalan. Salah satunya Exa. Ya…Exa adalah salah satu teman perempuan terdekat yang Yoga punya. Seorang perempuan yang menyenangkan untuk bertukar pikiran dan membuat orang yang ada di sekitarnya nyaman.

Suatu saat, Yoga menemukan pilihan hatinya, yaitu Getha, yang tak lain adalah sahabat Exa sendiri. Sebagai sahabat, Exa sangat mendukung hubungan tersebut, tetapi semua terpatahkan ketika Exa mengetahui sahabatnya tersebut ternyata mengkhianati Yoga. Berbagai cara Exa lakukan untuk meyakinkan Yoga, tetapi tidak berhasil. Sifat Yoga yang sangat menyayangi Getha, tentunya tidak menjadikan hal itu penghalang.

Fakta satu per satu terbongkar dan akhirnya Yoga mengetahui sendiri kalau ternyata semua yang telah diutarakan Exa mengenai Getha benar. Seketika perasaan Yoga hancur lebur, tak menyangka akan menjadi seperti ini. Sebagai teman yang baik, Exa selalu menghibur Yoga, memeberikan semangat dan motivasi kembali agar Yoga bisa bangkit dari kesedihannya.

Perhatian yang Exa berikan ternyata membuat Yoga berbalik memiliki perasaan yang lebih. Ada sesuatu yang membuat mata hatinya terbuka. Ternyata Yoga berpikir ternyata seseorang yang tulus dan benar-benar Dia cari sebenarnya ada di sampingnya selama ini. Mulai saat itu Yoga benar-benar mengerti apa arti sebuah ketulusan selama ini.

Perasaan itu harus segera dia ungkapkan. Dan, yang terjadi adalah ternyata Exa juga memiliki perasaan yang sama dengan Yoga dan mereka akhirnya menjalin hubungan. Hubungan tersebut berlanjut hingga kini dengan berbagai suka dan duka yang ada.

Terkadang kebahagiaan datang bukan ketika kita memilih orang yang kita anggap layak tetapi ketika mata hati kita terbuka bahwa sebenarnya orang yang membawa kebahagiaan tersebut ada di dekat kita.